Ringkasan Bab
Bab ini menjelaskan cara membuat KPI yang benar: terhubung dengan strategic objective, memiliki owner, satuan, target, actual, direction, frekuensi, achievement, status warna, dan klasifikasi leading atau lagging.
11.1 Fungsi KPI
KPI adalah ukuran yang menunjukkan apakah strategic objective bergerak ke arah yang diharapkan. KPI membantu organisasi membaca hasil secara lebih objektif.

11.2 KPI sebagai Ukuran Strategic Objective
Setiap KPI sebaiknya terhubung ke objective tertentu. Tanpa objective, KPI mudah menjadi angka administratif yang tidak strategis.
11.3 Membuat KPI
- Buka menu KPI.
- Klik Create.
- Pilih company, perioda, objective, owner, satuan, target, direction, dan frekuensi.
- Simpan record.

11.4 Menentukan Owner KPI
Owner KPI bertanggung jawab menjaga definisi, target, realisasi, dan tindak lanjut bila KPI bermasalah.
11.5 Unit Pengukuran
Unit dapat berupa persen, rupiah, hari, jam, jumlah, skor, indeks, rasio, atau satuan operasional lain.
11.6 Target dan Actual
Target adalah nilai yang ingin dicapai. Actual adalah realisasi. Keduanya harus berada pada perioda yang sama agar achievement valid.
11.7 Direction Higher is Better
Dipakai ketika nilai lebih tinggi berarti lebih baik, misalnya revenue, kepuasan pelanggan, produktivitas, atau occupancy.
11.8 Direction Lower is Better
Dipakai ketika nilai lebih rendah berarti lebih baik, misalnya defect, complaint, biaya, waktu tunggu, atau downtime.
11.9 Direction Exact Target
Dipakai ketika nilai terbaik adalah mendekati target tertentu, misalnya deviasi stok atau rasio ideal.
11.10 Frekuensi Bulanan
Dipakai untuk KPI yang perlu dipantau rutin dan cepat, seperti sales, complaint, SLA, atau cash collection.
11.11 Frekuensi Triwulanan
Dipakai untuk KPI yang lebih stabil atau membutuhkan data periodik, seperti maturity proses atau kepuasan stakeholder.
11.12 Semester dan Tahunan
Dipakai untuk KPI strategis yang bergerak lebih lambat, seperti akreditasi, market share, atau transformasi budaya.
11.13 Menghitung Achievement
Achievement dihitung berdasarkan target, actual, dan direction. Pastikan rumus sesuai karakter KPI.
11.14 Status Hijau, Kuning dan Merah
Status warna memberi sinyal cepat: hijau baik, kuning perlu perhatian, merah perlu tindakan, N/A berarti data belum cukup.

11.15 Leading Indicator
Leading indicator memberi sinyal awal sebelum hasil akhir terjadi, misalnya jumlah prospek, training hours, atau completion milestone.
11.16 Lagging Indicator
Lagging indicator membaca hasil akhir, misalnya revenue, profit, kepuasan, atau tingkat kecelakaan.
11.17 Memilih KPI yang Relevan
KPI relevan harus dapat memengaruhi keputusan, terhubung objective, terukur, dimiliki owner, dan tidak terlalu banyak.
11.18 Kesalahan Umum dalam Menentukan KPI
- KPI tidak terhubung ke objective.
- Target tidak realistis.
- Direction salah.
- Satuan tidak jelas.
- Terlalu banyak KPI.