Panduan Penggunaan Software DHASTRAM

BAB 22 — Troubleshooting

Bab ini membahas masalah umum saat memasang dan menggunakan DHASTRAM pada Odoo, mulai dari modul tidak muncul, RPC_ERROR, cache Python, company/perioda, dashboard kosong, KPI N/A, hingga prosedur pemeriksaan error.

Ringkasan Bab

Bab ini membahas masalah umum saat memasang dan menggunakan DHASTRAM pada Odoo, mulai dari modul tidak muncul, RPC_ERROR, cache Python, company/perioda, dashboard kosong, KPI N/A, hingga prosedur pemeriksaan error.

22.1 Modul Tidak Muncul pada Apps

Jika modul DHASTRAM tidak muncul pada Apps, penyebab paling umum adalah folder modul belum berada di addons path yang aktif, nama folder tidak sesuai, atau daftar aplikasi belum diperbarui.

  • Pastikan folder dhastram_core berada di direktori addons yang dibaca Odoo.
  • Pastikan file manifest modul tersedia dan tidak rusak.
  • Aktifkan developer mode, lalu lakukan update apps list.
Placeholder Gambar 22.1Apps List
Tempatkan screenshot Apps Odoo ketika mencari DHASTRAM.
Instruksi gambar: Tampilkan kotak pencarian Apps dengan kata kunci dhastram dan status modul muncul/tidak muncul.
Gambar 22.1 Pencarian modul DHASTRAM pada Apps.

22.2 Update Apps List

Update Apps List memaksa Odoo membaca ulang modul yang tersedia. Langkah ini perlu dilakukan setelah menambahkan folder add-on baru atau setelah mengubah manifest.

22.3 Error Saat Instalasi Add-on

Error instalasi biasanya berhubungan dengan dependensi modul, field yang belum tersedia, security access yang belum lengkap, XML view yang salah, atau Python error.

Langkah awal: Baca pesan error paling bawah pada log. Bagian paling bawah sering menunjukkan model, field, view, atau file yang menjadi sumber masalah.

22.4 RPC_ERROR

RPC_ERROR adalah pesan umum dari web client Odoo ketika server gagal memproses permintaan. Penyebabnya dapat berasal dari Python, model, security, domain, compute field, atau view.

GejalaKemungkinan PenyebabPemeriksaan
RPC_ERROR saat membuka formField tidak ada, compute error, access ruleCek log server dan view form
RPC_ERROR saat menyimpanConstraint, required field, invalid selectionCek value field dan method create/write
RPC_ERROR pada dashboardData company/perioda kosong atau query gagalCek filter company, perioda, dan data KPI

22.5 Masalah post_init_hook

post_init_hook berjalan setelah modul dipasang. Jika hook gagal, instalasi dapat berhenti. Masalah umum meliputi nama fungsi tidak sesuai, import gagal, atau data awal yang diharapkan belum tersedia.

22.6 Invalid Selection Value

Error ini terjadi ketika data berisi nilai yang tidak termasuk dalam pilihan selection field. Misalnya status lama masih tersimpan, sementara pilihan status di kode sudah berubah.

22.7 Masalah Cache Modul Python

Cache Python dapat membuat perubahan kode belum terbaca. Gejalanya adalah kode sudah diubah tetapi perilaku sistem masih seperti versi sebelumnya.

22.8 Menghapus __pycache__

Menghapus __pycache__ dapat membantu ketika cache Python mengganggu pembacaan kode baru. Setelah itu, restart service Odoo dan update modul.

Placeholder Gambar 22.2Log Error Odoo
Tempatkan screenshot terminal/log Odoo yang menunjukkan error instalasi atau RPC_ERROR.
Instruksi gambar: Sorot baris error utama, nama modul, nama model, nama field, dan traceback terakhir.
Gambar 22.2 Contoh pembacaan log error Odoo.

22.9 Duplicate Module pada addons_path

Duplicate module terjadi ketika Odoo menemukan dua folder modul dengan nama teknis yang sama pada beberapa addons path. Akibatnya, Odoo dapat membaca versi yang salah.

  • Cek konfigurasi addons_path.
  • Pastikan hanya ada satu folder dhastram_core yang aktif.
  • Restart Odoo setelah membersihkan duplikasi.

22.10 Data Tidak Muncul Setelah Berpindah Company

Jika data tidak muncul setelah berpindah company, periksa company pada record, akses company user, active company di Odoo, dan filter dashboard.

22.11 Perioda Tidak Sesuai Company

Perioda harus dibuat untuk company yang tepat. Jika perioda tidak muncul, kemungkinan perioda berada pada company lain atau user belum memiliki akses ke company tersebut.

22.12 Dashboard Tidak Menampilkan Data

Dashboard kosong biasanya disebabkan oleh company/perioda belum dipilih, data objective/KPI belum dibuat, target/actual belum diisi, atau filter record terlalu sempit.

22.13 KPI Berstatus N/A

Status N/A muncul ketika KPI belum memiliki target, actual, direction, perioda, atau data yang cukup untuk menghitung achievement. Status ini bukan selalu error; sering kali ia menandakan data belum lengkap.

Placeholder Gambar 22.3KPI N/A
Tempatkan screenshot KPI dengan status N/A.
Instruksi gambar: Tampilkan field target, actual, unit, direction, frequency, dan perioda agar penyebab N/A terlihat.
Gambar 22.3 Contoh KPI berstatus N/A.

22.14 Strategy Map Tidak Menampilkan Relation

Strategy Map tidak menampilkan relation apabila objective relation belum dibuat, company/perioda berbeda, source/target objective tidak aktif, atau visualisasi belum membaca data terbaru.

22.15 Prosedur Pemeriksaan Error Odoo

  1. Catat aksi yang menyebabkan error.
  2. Ambil screenshot pesan error di browser.
  3. Buka log server dan cari traceback terakhir.
  4. Cek modul, model, field, view, atau security yang disebut log.
  5. Ulangi di database staging bila memungkinkan.
  6. Backup sebelum memperbaiki data produksi.
Ringkasan akhir Bab 22. Troubleshooting DHASTRAM mengikuti prinsip Odoo: baca gejala di layar, baca log server, periksa company/perioda/security, lalu uji perbaikan secara bertahap.