Ringkasan Bab
Brahman dalam DHASTRAM membantu organisasi membaca realitas yang lebih luas: perubahan politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, regulasi, industri, pasar, kompetitor, dan stakeholder. Hasil pembacaan ini menjadi bahan awal formulasi strategi.
5.1 Konsep Brahman dalam DHASTRAM
Brahman adalah cara DHASTRAM mengajak organisasi membaca lingkungan yang lebih luas sebelum menentukan strategi. Pengguna mencatat fakta eksternal, sumber informasi, dampak, kemungkinan terjadi, dan implikasi strategisnya.
5.2 Environmental Scanning
Environmental scanning adalah proses mengumpulkan sinyal perubahan dari laporan industri, berita, regulasi, laporan tahunan, riset pasar, masukan pelanggan, data kompetitor, dan diskusi stakeholder. Setiap temuan perlu ditulis sebagai fakta yang dapat ditelusuri sumbernya.

5.3 Menginput Faktor Politik
Faktor politik mencakup perubahan kebijakan pemerintah, stabilitas politik, prioritas pembangunan, hubungan pusat-daerah, kebijakan fiskal, dan arah program publik yang dapat memengaruhi organisasi.
5.4 Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi mencakup inflasi, kurs, daya beli, suku bunga, pertumbuhan industri, biaya energi, biaya tenaga kerja, dan kondisi pasar yang memengaruhi biaya, permintaan, serta keputusan investasi.
5.5 Faktor Sosial
Faktor sosial mencakup perubahan demografi, gaya hidup, nilai masyarakat, preferensi pelanggan, perilaku kerja, pendidikan, kesehatan, dan ekspektasi sosial terhadap organisasi.
5.6 Faktor Teknologi
Faktor teknologi mencakup digitalisasi, otomasi, AI, sistem informasi, keamanan data, integrasi aplikasi, perangkat operasional, serta teknologi baru yang dapat menjadi peluang atau ancaman.
5.7 Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan mencakup isu iklim, energi, limbah, emisi, penggunaan air, keberlanjutan, bencana alam, serta tuntutan stakeholder terhadap praktik ramah lingkungan.
5.8 Faktor Hukum dan Regulasi
Faktor hukum dan regulasi mencakup aturan perizinan, standar industri, perpajakan, ketenagakerjaan, perlindungan konsumen, keamanan pangan, kesehatan, pelaporan, dan kepatuhan lain yang relevan.
| Kelompok Faktor | Contoh Temuan | Contoh Implikasi Strategis |
|---|---|---|
| Politik | Program pemerintah mendorong sektor tertentu. | Perlu menyiapkan positioning dan kemitraan. |
| Ekonomi | Biaya bahan baku naik. | Perlu efisiensi, substitusi, atau penyesuaian harga. |
| Sosial | Pelanggan menuntut layanan lebih cepat. | Perlu digitalisasi proses layanan. |
| Teknologi | AI mulai digunakan kompetitor. | Perlu roadmap teknologi dan capability baru. |
| Regulasi | Standar kepatuhan semakin ketat. | Perlu sistem kontrol dan audit trail. |
5.9 Faktor Industri
Faktor industri membantu organisasi memahami struktur persaingan: pemain utama, barrier to entry, substitusi, kekuatan pemasok, kekuatan pelanggan, dan dinamika margin.
5.10 Faktor Pasar
Faktor pasar mencakup ukuran pasar, pertumbuhan, segmen, kebutuhan pelanggan, channel, harga, loyalitas, tren permintaan, dan pergeseran perilaku pembelian.
5.11 Faktor Kompetitor
Faktor kompetitor mencakup strategi pesaing, produk unggulan, harga, layanan, ekspansi, teknologi, promosi, kemitraan, serta keunggulan yang perlu direspons.
5.12 Faktor Stakeholder
Stakeholder dapat mencakup pelanggan, pemilik, karyawan, pemasok, regulator, komunitas, mitra, asosiasi, dan masyarakat. Setiap stakeholder memiliki kepentingan, pengaruh, dan harapan yang berbeda.

5.13 Menilai Impact dan Likelihood
Impact menunjukkan besar dampak temuan terhadap organisasi. Likelihood menunjukkan peluang temuan tersebut terjadi atau terus berpengaruh. Kombinasi keduanya membantu menentukan prioritas.
| Impact | Likelihood | Prioritas |
|---|---|---|
| Tinggi | Tinggi | Harus menjadi perhatian strategis utama. |
| Tinggi | Rendah | Dipantau sebagai risiko besar. |
| Rendah | Tinggi | Dikelola secara operasional. |
| Rendah | Rendah | Dicatat, tetapi bukan prioritas. |
5.14 Menentukan Opportunity, Threat, dan Neutral
Setelah dinilai, temuan diklasifikasikan sebagai opportunity, threat, atau neutral. Opportunity adalah peluang yang dapat dimanfaatkan. Threat adalah ancaman yang perlu diantisipasi. Neutral adalah kondisi yang perlu diketahui tetapi belum jelas dampaknya.
5.15 Analisis PESTEL
PESTEL membantu mengelompokkan faktor menjadi Political, Economic, Social, Technological, Environmental, dan Legal. Gunakan PESTEL untuk memastikan scanning tidak terlalu sempit.
5.16 Analisis Five Forces
Five Forces membantu membaca tekanan industri: persaingan antar pemain, ancaman pendatang baru, ancaman substitusi, kekuatan pemasok, dan kekuatan pelanggan.
5.17 Analisis Pasar
Analisis pasar menilai peluang pertumbuhan, segmen pelanggan, kebutuhan yang belum terpenuhi, channel, harga, dan potensi produk atau layanan baru.
5.18 Analisis Kompetitor
Analisis kompetitor menilai strategi pesaing, keunggulan, kelemahan, pola ekspansi, layanan, harga, dan kemampuan yang perlu ditandingi atau dibedakan.
5.19 Analisis Stakeholder
Analisis stakeholder menilai tingkat pengaruh dan kepentingan setiap pihak. Hasilnya membantu menentukan komunikasi, kemitraan, dan prioritas pelayanan.
5.20 Analisis Regulasi
Analisis regulasi memastikan organisasi memahami kewajiban, risiko kepatuhan, perubahan standar, tenggat perizinan, serta bukti yang perlu disiapkan.

5.21 Merumuskan Strategic Issue
Strategic issue dirumuskan dari temuan penting yang berdampak besar terhadap masa depan organisasi. Issue yang baik tidak hanya menyebut masalah, tetapi menunjukkan ketegangan strategis yang memerlukan pilihan.
- Tulis issue dalam kalimat jelas dan spesifik.
- Hubungkan dengan temuan Brahman yang menjadi dasar.
- Jelaskan mengapa issue penting untuk company dan perioda tersebut.
- Tentukan apakah issue akan masuk ke SWOT/TOWS atau strategic choice.